Falosentris: Gambaran Ketidakadilan Gender Era Pascamodern

Di saat pola hubungan antara laki-laki dan perempuan sangatlah tidak berimbang, yang di situ laki-laki terlalu dominan dari sisi sosial, ekonomi, hingga politik, perjuangan melawan eksploitasi atas perempuan adalah perjuangan yang tak akan pernah usai. Hal itu dikarenakan bahwa dalam pola hubungan yang tak seimbang tersebut, perempuan sangat rentan mengalami eksploitasi walau tidak semua laki-laki atau tidak semua perempuan diuntungkan atau dirugikan.

Read more...

Intuisi, Diri, dan Tuhan dalam Metafisika Muhammad Iqbal

Muhammad Iqbal lahir di Sialkot, Punjab, India pada 9 November 1877 dan meninggal di Lahore pada 21 April 1938 di usianya yang ke-60 tahun. Ia dikenal juga sebagai Allama Iqbal, yang merupakan seorang penyair besar, politikus, dan filsuf Muslim paling cemerlang di masanya.

Read more...

Di Manakah Mata Angin Kesenian Kita? - (Bagian 2 - Habis)

Saya hendak mengajukan pertimbangan terhadap tesis yang diajukan Bambang Sugiharto yang mengonversikan sifat bertegangan Ricoeur dan posisi metafor sebagai “kondisi dasar antropologis”. Memang, manusia tak punya akses langsung dalam mendikte relasinya dengan alam, dan bahwa rasionalitas pada dasarnya insufficient.

Read more...

Di Manakah Mata Angin Kesenian Kita? - (Bagian 1)

“Tanpa seni tak ada subjek kreatif, tanpa seni tak ada dunia.” Sebuah aporia yang tampaknya perlu kita ingat sekali lagi: seni juga bekerja di dalam ilmu pengetahuan. Dan, andai kita sedikit berani membayangkan ide Benjamin mengenai bahasa yang tak ubah “kata-kata rahasia” itu, barangkali aporia ini berarti segala-galanya.

Read more...