Depolitisasi, Fanatisme, dan Hiperpolitisasi Agama

Tesis kebebasan mengungkapkan bahwa fanatisme agama lahir akibat tiadanya kebebasan di ruang publik. Itu artinya fanatisme memiliki makna yang searah dengan otoritarianisme dan kediktatoran. Sikap fanatisme ingin menjadikan agama sebagai satu-satunya pranata publik yang memiliki ketegasan imperatif bagi kehidupan politis sekaligus keberagamaan sebagai bentuk ekspresi kehidupan, baik di ruang privat maupun publik.

Read more...

Syarah ‘Uqudu Al-Lujjayn dan Ibu Pertiwi

Di kalangan pesantren ada tiga kitab pokok yang populer dikaji para santri yang dipandang sudah siap menikah. Tiga kitab tersebut menjadi pedoman pokok bagaimana seorang santri menjalani kehidupan suami istri di Indonesia selama ini. Tentu saja ketika santri tersebut sudah terjun ke masyarakat, ia pun lazimnya akan menyebarkan pemahamannya tentang ketiga kitab tersebut kepada masyarakat di sekitarnya, misalnya melalui pengajian.

Read more...

Islamisasi Ilmu Pengetahuan Naquib Al-Attas

Peradaban Barat lambat laun memiliki posisi penting dalam modernisasi di hampir seluruh dunia. Salah satu basis kuat yang menjadi kekuatan dalam mengubah paradigma penduduk Barat ialah faktor sekularisasi yang lahir dari humanisme. Humanisme merupakan wujud kritik dari Barat atas dominasi agama yang selama ini telah menjeratnya.

Read more...