Bergembira dalam "Kenakalan"

Sebelum pergi belanja, seorang ibu berpesan kepada anaknya yang masih balita, “Kamu tinggal di rumah saja ya. Kalau lapar, kamu boleh ambil makanan apa pun yang ada di dapur, kecuali roti yang ada di lemari.” Anaknya hanya diam. Sedikit tersenyum. Tidak mengangguk. Tidak pula berkata “ya, Bunda” atau “baik, Bunda”. Karena terburu-buru, si ibu tidak memperhatikan respons anaknya.

Read more...

Berebut Kebenaran

Orang-orang yang beriman percaya bahwa kebenaran mutlak itu hanya milik Tuhan. Manusia hanya mencari-cari kebenaran itu dengan cara menafsiri beragam hal. Perbedaan sudut pandang berpengaruh pada kebenaran versi manusia. Dengan demikian, ada klaim kebenaran, namun lantaran perbedaan sudut pandang, kebenaran tersebut tidak sama menurut manusia-manusia yang memandang objek tersebut.

Read more...

Perbendaharaan Tersembunyi; Tuhan Tak Dikenal

Kota Bawah Tanah Derinkuyu adalah kota bawah tanah terbesar di Turki. Ia adalah satu di antara beberapa kota bawah tanah di wilayah Capadoccia. Derinkuyu diyakini dibangun, mula-mula, oleh Phygians pada abad ke 8-7 Sebelum Masehi. Ketika Phygians meninggal, Derinkuyu dirawat oleh orang-orang Kristen Yunani, nenek moyang Capadoccian Greeks. Dengan kedalaman mencapai 60 meter, terdiri atas lima lantai, Kota Bawah Tanah Derinkuyu mampu menampung 20.000 orang. Pada masa Bizantium, Derinkuyu menjadi kota ‘siap dan layak huni’, kota tersebut bahkan telah dilengkapi gereja, chapel, ruang kelas, pintu untuk menutup setiap lantai, ventilasi udara dan sumur, lemari penyimpanan makanan, wine, dan lain-lain. 

Read more...

Gelar Ulama

Dalam kamus KBBI, kata ‘ulama’ diartikan sebagai orang yang ahli dalam hal atau dalam pengetahuan agama Islam. Jalaluddin Rumi, seorang sufi kenamaan, memberikan perumpamaan menarik terkait ulama. Menurutnya, “Ia bagaikan pohon yang ditanam di tanah yang subur. Tanah itu menjadikan pohon tersebut berdiri kukuh dan kuat dengan daun-daun yang menghijau dan merimbun. Lalu ia mengeluarkan bunga dan menghasilkan buah yang lebat. Meski ia itulah yang menghasilkan bunga dan buah itu, namun ia sendiri tak mengambil buah itu. Buah itu untuk orang lain atau diambil mereka.”

Read more...